TEORI ORGANISASI UMUM 2
Nama : Sulaiman
Kelas :
2ka35
Npm :
18113682
Bekerjasama dalam team (Kelompok)
Kata “Team Work” sudah tidak lazim lagi kita dengar
di telinga kita pada umumnya, sebagai manusia kita adalah mahluk social dalam
bagaimanapun kondisinya terutama dalam memecahkan sebuah masalah yang mana
sebuah masalah atau persoalan itu dituangkan dalam wadah sebuah team kelompok
atau kumpulan individu (perorangan), yang mana sudah jelas dan tidak bias
dipungkiri setiap individu itu pasti memiliki pikiran atau tujuan yang
berbeda-beda tapi dalam kelompok itu semuanya harus dilakukan secara bersama
dan bertukar pikiran satu sama lain untuk memecahkan sebuah masalah atau untuk
menentukan sebuah visi dan misi untuk mencapai sebuah tujuan yang konkret
dengan cara TEAM WORK.
Sebelum kita masuk kedalam penjelsan lebih lanjut
kita harus mengerti apa itu arti dari sebuah Team, Menurut KOL CZI GUNAWAN
PAKKI, S.IP, S.T
Arti sebuah Team adalah sekelompok orang dengan
kemampuan, talenta, pengalaman dan latar belakang yang berbeda, yang berkumpul
bersama-sama untuk mencapai satu tujuan. Meskipun ada perbedaan di antara mereka,
namun tujuan bersama merupakan penghubung yang menyatukan mereka sebagai team.
Dalam sebuah organisasi, kerja team menentukan output kerja yang dihasilkan.
Karakteristik
Team yang Ideal - Harus memiliki tujuan bersama yang jelas, bias
saling bertukar pikiran untuk menentukan sebuah kesimpulan demi mencapai sebuah
tujuan yang diinginkan. Apapun bentuk tujuannya, usaha untuk mencapai tujuan
tersebut merupakan alasan keberadaan suatu team.- Adanya kerjasama untuk
mencapai tujuan.
Mengapa
Team diperlukan? Kualitas dan kuantitas keputusan dan tingkat
kreatifitas yang dihasilkan oleh sebuah team, jauh lebih baik daripada kualitas
dan kreatifitas yang dihasilkan oleh rata-rata individu yang bekerja sendirian.
Keuntungan team adalah adanya kekuatan kerjasama, dan Solidnya sebuah team
untuk mencapai sebuah tujuan.
Ciri-Ciri
Team yang hebat :
1.
Cepat, Tepat dan Lugas.
2.
Kompak dalam menjalankan rule yang ada.
3. Satu
Visi dan satu Misi.
4. Satu
Tujuan.
5.
Saling menerima pendapat.
6.
Bijaksana.
7.
Mengutamakan Solidaritas tinggi, ketimbang Individu.
8.
Konsisten.
9.
Kreatif.
10. Positif.
Salah satu faktor yang membuat sebuah team
berfungsi adalah keikutsertaan seluruh anggota team, bertanggung jawabnya
setiap individu dalam melakukan pekerjaannya, dan lain-lain.
TUJUAN
TEAM
Tujuan team dinilai baik apabila hasil yang
diharapkan tidak dapat diraih oleh usaha seorang saja. Agar seluruh anggota
team mengetahui tujuan team maka :
1.
Jadikan tujuan singkat, padat, jelas, pasti dan beorientasi pada
tindakan. Contoh tujuan team adalah "Menciptakan hubungan yang lebih baik
antara penjual dan pembeli". Tujuan ini terlalu luas dan dapat menciptakan
berbagai arti.
2.
Seluruh anggota team harus mengetahui arti dari tujuan team yang
sebenarnya. Hal ini dapat dilakukan dengan menanyakan kepada tiap anggota
mengenai tujuan team. Jawaban anggota team akan menunjukkan apa yang sebenarnya
menjadi hasil pekerjaan team.
3. Adanya
kemungkinan keberhasilan. Team harus percaya bahwa tujuan tersebut dapat
dicapai dan merupakan hal yang tepat untuk dilakukan, tentunya sebuah tujuan
yang diinginkan lahirnya dari pemikiran bersama dan musyawarah.
Pengertian
Kerja Sama
Kerja sama adalah sebuah sistem pekerjaan yang
kerjakan oleh dua orang atau lebih untuk mendapatkan tujuan yang direncanakan
bersama. Kerja sama dalam tim kerja menjadi sebuah kebutuhan dalam mewujudkan
keberhasilan kinerja dan prestasi kerja. Kerja sama dalam tim kerja akan
menjadi suatu daya dorong yang memiliki energi dan sinergisitas bagi
individu-individu yang tergabung dalam kerja tim. Komunikasi akan berjalan baik
dengan dilandasi kesadaran tanggung jawab tiap anggota.
Kerja sama dilakukan oleh sebuah tim lebih efektif
daripada kerja secara individual. Menurut West (2002), Telah banyak riset
membuktikan bahwa kerja sama secara berkelompok mengarah pada efisiensi dan
efektivitas yang lebih baik. Hal ini sangat berbeda dengan kerja yang
dilaksanakan oleh perorangan.
Setiap tim maupun individu sangat berhubungan erat
dengan kerja sama yang dibangun dengan kesadaran pencapaian prestasi dan
kinerja. Dalam kerja sama akan muncul berbagai penyelesaian yang secara
individu tidak terselesaikan. Keunggulan yang dapat diandalkan dalam kerja sama
pada kerja tim adalah munculnya berbagai penyelesaian secara sinergi dari
berbagai individu yang tergabung dalam kerja tim.
Kontribusi tiap-tiap individu dapat menjadi sebuah
kekuatan yang terintegrasi. Individu dikatakan bekerja sama jika upaya-upaya
dari setiap individu tersebut secara sistematis terintegrasi untuk mencapai
tujuan bersama. Dalam mencapai tujuan bersama, kerja sama memberikan manfaat
yang besar bagi kerja tim. Biasanya organisasi berbasis kerja tim memiliki
struktur yang ramping. Oleh sebab itu, organisasi akan bisa merespons dengan
cepat dan efektif lingkungan yang cepat berubah (West, 2002).
Berikut
poin-poin teamwork yang baik:
1.
Teamwork adalah kerjasama dlm tim yang biasanya dibentuk dari beragam
divisi dan kepentingan.
2.
Sama-sama bekerja bukanlah teamwork, itu adalah kerja individual.
3.
Filosofi teamwork: ‘saya mengerjakan apa yang Anda tidak bisa dan Anda
mengerjakan apa yang saya tidak bisa.
4.
Ketika berada dalam teamwork, segala ego pribadi, sektoral, deparmen
harus disingkirkan.
5.
Dalam teamwork yang dikejar untuk dicapai adalah target bersama, bukan
individual.
6.
Keragaman individu dalam teamwork memang sebuah nilai plus namun bisa
menjadi minus jika tidak ada saling pengertian.
7.
Saling pengertian terhadap karakter masing-masing anggota team akan
menjadi modal sukses bersama.
8. Jika
setiap orang bekerjasama via bidang masing-masing, target korporasi pasti akan
segera terealisasi.
9.
Individu yang egois mengejar target pribadi akan menghambat keberhasilan
team. Bayangkan jika si A mengejar target A & si B mengejar target B, lalu
target bersama bermuara kemana?
10.
Keahlian masing-masing sungguh menjadi anugerah dalam teamwork yang akan
mempercepat proses pencapaian target.
11.
Kendalikan ego dan emosi saat bersama agar pergesekan tidak berujung
pada pemboikotan kerjasama.
12. Dengan
pemahaman yang tinggi soal karakter individu dalam team, realisasi target tidak
perlu waktu yang lama.
13.
ingatlah selalu bahwa : “Team Work makes the dream work”.
Jenis
Teamwork
Menurut Daft (2000) jenis teamwork terdiri dari 6
(enam) jenis, yaitu:
1. Tim Formal
Tim formal adalah sebuah tim yang dibentuk oleh
organisasi sebagai bagian dari struktur organisasi formal.
2. Tim Vertikal
Tim vertikal adalah sebuah tim formal yang terdiri
dari seorang manajer dan beberapa orang bawahannya dalam rantai komando
organisasi formal.
3. Tim Horizontal
Tim horizontal adalah sebuah tim formal yang
terdiri dari beberapa karyawan dari tingkat hirarki yang hampir sama tapi
berasal dari area keahlian yang berbeda.
4. Tim dengan Tugas Khusus
Tim dengan tugas khusus adalah sebuah tim yang
dibentuk diluar organisasi
formal untuk menangani sebuah proyek dengan kepentingan
atau kreativitas khusus.
5. Tim Mandiri
Tim Mandiri adalah sebuah tim yang terdiri dari 5
hingga 20 orang pekerja dengan beragam keterampilan yang menjalani rotasi
pekerjaan untuk menghasilkan sebuah produk atau jasa secara lengkap, dan
pelaksanaannya diawasi oleh seorang annggota terpilih.
6. Tim Pemecahan Masalah
Tim pemecahan masalah adalah biasanya terdiri dari
5 hingga 12 karyawan yang dibayar perjam dari departemen yang sama, dimana
mereka bertemu untuk mendiskusikan cara memperbaiki kualitas, efisiensi, dan
lingkungan kerja.
Sedangkan menurut Hariandja (2006) ada 3 (tiga)
tipe tim, yaitu:
1. Problem solving team
Sebuah tim yang dibentuik untuk mengatasi berbagai
masalah yang muncul dalam upaya memperbaiki produktivitas. Pada dasarnya,
kegiatan tim ini adalah mengidentifikasikan berbagai masalah, mendiskusikan
bagaimana memecahkan masalah tersebut dan melakukan tindakan untuk memperbaiki.
Anggota tim biasanya berasal dari satu departemen yang beranggotakan kurang
lebih sepuluh orang yang melakukan pertemuan rutin setiap minggu.
2. Self managed team
Sebuah tim yang dimaksudkan untuk memperbaiki
produktivitas dengan memberikan kewenangan pada kelompok untuk mengatur kerja
mereka, misalnya menjadwal kerja, menentukan metode kerja, mengawasi anggota,
memberi reward dan hukuman bagi anggota dan merekrut anggota. Keanggotaan ini
biasanya berasal dari satu departemen yang melakukan tugas yang sama.
3. Cross functional team
Sebuah tim yang ditujukan untuk menyelesaikan
tugas-tugas khusus, misalnya pengembangan produk baru atau perencanaan dan
perubahan sistem kompensasi. Anggota tim ini berasal dari berbagai departemen
yang memiliki keahlian dan orientasi yang berbeda yang bekerjasama untuk
mencapai suatu tujuan.
Membangun Team Work yang baik.
1.
Bergerak serentak bersama kelompok kea rah yang sama dengan tujuan yang
sama.
2.
Perjelas Keahlian Team suapay biasa dibagi Job Dress untuk masing masing
Individu.
3.
Utamakan Solidaritas.
4.
Hindari Ego tinggi dari diri sendiri.
5.
Tidak pernah lepas dan tidak pernah lupa akan tanggung jawab yang
diharus dipikul oleh masing-masing individu karena sangat penting untuk
kemajuan dan kesuksesan.
6.
Selalu Bekerjasama.
7.
Selalu mengikuti aturan yang ada.
8.
Mengikuti Step by step.
9.
Junjung tinggi kreatifitas.
10. Wujudkan
Gagasan, dan tuangkan berbagai macam pikiran dalam cara musyawarah untuk
menarik kesimpulan bersama.
11.
Pimpinlah Kelompok dengan baik dan dipimpin oleh leader yang bijaksana.
12.
Hindari virus pemecah belah
13.
Konsisten.
14. Dan
JANGAN MENYERAH !

Tidak ada komentar:
Posting Komentar