MANUSIA DAN
CINTA KASIH.
Manusia dan cinta kasih rupanya sudah tak dapat
dipisahkan lagi, karena manusia tanpa cinta kasih layaknya bumi tanpa air,
hidup gersang tak ada kehidupan. Cinta kasih merupakan salah satu dari ciri
manusia yang sebenarnya, Rasulullah pun mengajarkan tentang cinta kasih, sebab
peranan cinta kasih sangat penting dalam kehidupan manusia guna keberlangsungan
manusia yang aman, damai, penuh barokah. Kalau manusia tanpa cinta kasih maka
hidup takan tentram, penuh dengan kekerasan dan ingin menghak segala yang ada
di dalam dunia.
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang di sertai dengan menaruh belaskasihan.
Menurut kamus umum Bahasa Indonesia W.J.S Poerwadarminta, cinta kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang di sertai dengan menaruh belaskasihan.
Cinta memegang peranan yang penting dalam peranan manusia, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan, pembentukan keluarga dan pemeliharaan anak, hubungan yang erat di masyarakat dan hubungan manusiawi yang akrab. Demikian pula cinta adalah pengikat umat dengan Tuhan-Nya agar manusia dapat menyembah Tuhan dengan ikhlas, mengikuti perintahnya dan berpegang teguh pada syariatnya.
Cinta kasih adalah anugrah daru Tuhan yang perlu kita syukuri, karena dengan adanya cinta kasih, terciptalah keamanan, kesejahtraan, dan ketenangan dalam hidup. Dapat kita bayangkan kalau manusia tidak punya rasa cinta kasih terhadap apa yang ada disekitarnya, maka dengan pasti ketidak seimbangan dalam kehidupanpun akan terjadi.
Cinta kasih, kasih sayang, kemesraan, dan
pemujaan, semua itu merupakan bagian dari hidup manusia, dan manusia dapat
berkereasi dengan adanya perasaan cinta kasih, kasih sayang, kemesraan, dan
pemujaan. Adapun media yang digunakan seperti bahasa, nada, irama, dan suara.
Seperti seni budaya, itu juga merupakan manifestasi dari cinta kasih, kasih
sayang, kemesraan, dan pemujaan. Untuk melindungi cinta itu harus dibarengi
dengan norma, moral, dan nilai. Ini adalah untuk mengembangkan kepribadian dan
wawasan kepribadian.
Cinta yang dikemukakan oleh Dr. Sarlito W Sarwono
memiliki tiga unsur, yaitu:
1.
Keterikatan
2. Keintiman
3. Kemesraan
2. Keintiman
3. Kemesraan
1. Keterikatan.
Keterikatan adalah adanya perasaan untuk hanya bersama dia, segala
prioritas untuk dia, dan tidak mau peri dengan orang lain, kalu janji dengan
dia harus ditepati, ada uang sedikit beli oleh-oleh untuk dia.
2. Keintiman.
Keintiman yaitu kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukan
bahwa antara anda dengan dia sudah tidak ada jarak lagi.
3.
Kemesraan.
Kemesraan yaitu adanya perasaan ingin membelai atu dibelai, rasa kangen
kalu jauh atau tidak bertemu, adanya ucapan-ucapan yang mengungkapkan rasa
sayang.
Cinta Memiliki Tiga Tingkat
Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, rasulullah dan berjalan di dalam aturan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, sdaudara, istri atau suami, dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Cinta yang didasari karena Allah adalah cinta yang sejati, dan cinta yang seperti itu akan membela dan berupa kelak di alam kubur. Orang cinta kepada Al-Qura’an dengan banyak membaca dan mengaflikasikan dala kehidupan sehari-hari apa yang terkandung didalamya maka orang itu akan ditemani oleh perwujudan yang namanya cinta di akhirat dan untuk di dunia orang itu akan merasakan manfaatnya, misal ketentraman batin, kekayaan hati, selalu ada jalan untuk memecahkan masalah, berfikir positif dan masih banyak lagi.
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan suka atu cinta kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sayang dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, pengertian, saling perhatian, saling pengertian, dan saling terbuka,sehingga kebudayaan merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik pria wanita yang saedang di mabuk asmara maupin yang sudah berumahtanga. Kemesraan adalah salahsatu perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhan-Nya yang diwujudkan dengan bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan amanusia. Hal ini adalah karena pemujaan kepada Tuahan adalah inti, nilai, dan makan kehidupan yang sebenarnya. Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhan-Nya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya, mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekurangan yang ada padanya, dan lain-lain.
Belas Kasihan
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahklak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelaskasihan. Masalah ia sanggupkah untuk menggugah potensi belas kasihan itu. dalam esei on love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.
Cara-cara menumpahkan belas kasihan tergantung kepada situasi dan kondisi. Ada yang memberikan uang, ada yang memberikan barang, ada yang memberikan pakaian, makanan, dan sebagainya.
Mengapa Sampai Terjadi Dehumanisasi (pengurangan arti nilai kemanusiaan)?...
• Satu contoh:
Akibat cinta hilang unsur cinta (tanggung jawab) (wanita hamil) berkaitan pada membunuh. Mengapa sampai terjadi?..., karena cinta yang dianutnya tidak memakai aturan agama, moral, dan nilai.
Kalau perasaan cinta itu diatur oleh agama, moral, dan nilai, maka yang namanya kekerasan dalam rumah tangga itu akan hilang, yangnamanya bunuh diri, atau menganiyaya orang yang bersangkutan itu di jamin takan ada. Karena segala aturan yang ada dalam agama khususnya Agana Islam itu akan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Cinta dan Nafsu
Cinta bersifat manusiawi, tumbuh dan berkembang artinya setiap manusia tidak ada larangan untuk mencintai lawan jenisnya, dan wajar-wajar saja bila cinta tidak memandang si miskin dan si kaya, orang yang berpendidikan dan yang kurang pendidikan. cinta bisa tumbuh didiri siapa saja dan dapat berkembang kapan saja.
Cinta bersifat rohaniah, cinta adalah perasaan suka yang berada di dalam hati, dan untuk mengetahuinya kita bisa lihat dari tingkah laku, gerak gerik, perkataan orang yang sedang di rundum rasa cinta itu sendiri.
Nafsu bersifat jasmaniah yaitu kasar dalam tingkah laku, nafsu itu cenderung mendorong pada pisik untuk bertindak kasar, ucapan kasar, tingkah laku banyak yang tidak sesuai dengan keindahan. Nafsu berasal dari syaiton dan ujungnya pasti bukan hal yang baik, karena tidak ada sejarahnya syaiton berbuat baik. Nafsu cenderung memuaskan dorongan sexsual. Nafsu dorongannya dilakukan secara paksa, karena nafsu membekukan hati, akal sehat, dan rasa malu sama Allah.
Ada Empat Syarat Untuk Mewujudkan Cinta Kasih
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab
3. Pengertian
4. Saling menghormati
Pengenalan adalah tahap awal untuk bisa tumbuhnya perasaan cinta kasih, pepatah mengatakan tak kienal maka tak sayang. Seperti halnya maka dapat dipastika orang yang tak kenal Nabi Muhammad dan ajarannya maka orang itu taakan ada rasa simpatik hurmat apalagi mengagungkannya, untuk itu kita harus kenal atau tahu agar kita tidak menjadi orang yang kurang ajar dan kurang ajaran.
Tanggung jawab, tidak lari dari kenyataan yang ada baik, buruk, manis, dan pahit itu harus diterima.
Perhatian ini adalah sebuah tindakan yang dapat mengikan dan memikat. Karena orang lebih suka diperhatikan dari pada dicuekkan.
Saling menghormati, dalam arti kita harus tahu hak dan forsi orang lain, karena rasa egois itu akan mngucilkan diri kita sendiri. Cinta kasih takan terwujud kalau tidak ada rasa hormat satu samalin.
Untuk Keutuhan Cinta Dituntut;
1) Rasa tanggung jawab
2) Pengorbanan
3) Kejujuran
4) Saling percaya
5) Pengertian
6) Saling terbuka
Kalau hilang salah satu dari yang enam ini maka akan mengakibatkan retaknya rasa cinta.
Cinta adalah paduan rasa simpati antara dua mahkluk (wanita-wanita, pria-pria, pria-wanita)
Simpati adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain dalam proses ini perasaan memegang peranan penting. Dorongan utama rasa simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerjasama dengannya.
Cinta kasih adalah (aktifitas seseorang terhadap orang lain) (empati, perhatian, mengikuti, patuh, mau melakukan apapun). Perasaan sayang perasaan suka pada seseorang.
Macam Cinta Kasih Yang Lain
• Cinta kasih antara orang tua dan anak
Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baiki dan berguna di kemudian hari.
• Cinta kasih antara pria dan wanita
Seseorang peria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan prilaku baik, lemah lembut, sopan, apaligi memberikan seuntai mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadus itu.
• Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya,orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan penciptanya.
• Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya. Apabila seseorang menciptakan tanman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, menanami tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menatuh cinta kasih atau menyayangi lingkukangan hidupnya.
Cinta Menurut Ajaran Agama.
Cinta itu harus proporsional dan adil jangan lupa diri karena cinta, contoh: kecintaan Nabi Ibrohim AS pada Allah dibanding pada putranya
Cinta Pada Allah.
Melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangangannya Qs.3:31(Al-Imran; keluarga Imran)
Katakanlah:’’Jika kamu(benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengetahui dan mengampuni dosa-dosanya, Allah maha pengampun dan maha penyayang.
Cinta Diri.
Cinta diri erat hubungannya dengan menjaga diri gejala yang menunjukan kecintaan manusia terhadap dirinya sendiri adalah kecintaannya yang luar biasa terhadap harta benda (materi) kecitaan terhadap diri dapat dibuktikan apabila ia tertimpa mala petaka atau kesulitan, manusia akan berkeluh kesah perlu dihilangkan?
Tidak tapi perlu seimbang dengan cinta pada orang lain untuk berniat baik inilah cinta diri yang ideal Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya QS:7:188(Al-Araf; tempat tertinggi) “.....dan sekiranya aku mengetahui yang ghoib tentulah aku akan memperbanyak kebaikan bagi diriku sendiri dan aku tidak akan di timpa kemudaratan...”
Cinta Kepada Sesama Manusia.
Banyak dilakukan dan dan dicontohkan oleh nabi, motivasi seseorang mencintai sesama manusia menurut presepsi sosiologis disebabkan karena manusia tidak dapat hidup sendirian (manusia sebagai mahluk sosial) Q.S. 49 :10 (Al-Hujurat ; kamar-kamar)
“sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu”
Contoh: orang-oreang Anshor dengan orang-orang Muhajirin.
Cinta Sexsual.
Cinta erat kaitannya dengan dorongan sexsual. Hal ini dilakukan dalam; Q.S. 30 :21(Ar-Rum ; bangsa Rumawi)
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteru-isteri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya diantaramu rasa ksih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kamu yang berfikir.”
Cinta sexsual merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dapat melestarikan kasih sayang, keserasian dan kerjasama antara suami dan isteri. Sex merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
Cinta Kasih Erotis.
Yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Jatuh Cinta.
Jatuh cinta adalah sebuah rasa yang dimiiki seseorang ketika ketika melihat seseorang lain. (dari jenis kelamin yang berbeda) yang menarik perhatiannya. Perasaan cinta muncul karena di dalam tubuh di peroduksi zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat ini dinamakan feromon. Feromon membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin.
Perasaan jatuh cinta ini beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasasnya rasa-rasa lain seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman. Perasaan-perasaan ini yang terakhir sering menonjol saat sudah menikah.
Cinta Memiliki Tiga Tingkat
Cinta tingkat tertinggi adalah cinta kepada Allah, rasulullah dan berjalan di dalam aturan Allah. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, sdaudara, istri atau suami, dan kerabat. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, harta dan tempat tinggal.
Cinta yang didasari karena Allah adalah cinta yang sejati, dan cinta yang seperti itu akan membela dan berupa kelak di alam kubur. Orang cinta kepada Al-Qura’an dengan banyak membaca dan mengaflikasikan dala kehidupan sehari-hari apa yang terkandung didalamya maka orang itu akan ditemani oleh perwujudan yang namanya cinta di akhirat dan untuk di dunia orang itu akan merasakan manfaatnya, misal ketentraman batin, kekayaan hati, selalu ada jalan untuk memecahkan masalah, berfikir positif dan masih banyak lagi.
Pengertian kasih sayang menurut kamus umum bahasa Indonesia karangan W.J.S Poerwadarminta adalah perasaan sayang, perasaan suka atu cinta kepada seseorang. Dalam kasih sayang sadar atau tidak sayang dari masing-masing pihak dituntut tanggung jawab, pengorbanan, kejujuran, saling percaya, pengertian, saling perhatian, saling pengertian, dan saling terbuka,sehingga kebudayaan merupakan kesatuan yang bulat dan utuh.
Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata dasar mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik pria wanita yang saedang di mabuk asmara maupin yang sudah berumahtanga. Kemesraan adalah salahsatu perwujudan dari cinta. Kemesraan dapat menimbulkan daya kreativitas manusia. Dengan kemesraan orang dapat menciptakan berbagai bentuk seni sesuai dengan kemampuan dan bakatnya.
Pemujaan
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada Tuhan-Nya yang diwujudkan dengan bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan amanusia. Hal ini adalah karena pemujaan kepada Tuahan adalah inti, nilai, dan makan kehidupan yang sebenarnya. Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhan-Nya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya, mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekurangan yang ada padanya, dan lain-lain.
Belas Kasihan
Perbuatan atau sifat menaruh belas kasihan adalah orang yang berahklak. Manusia mempunyai potensi untuk berbelaskasihan. Masalah ia sanggupkah untuk menggugah potensi belas kasihan itu. dalam esei on love ada pengertian bahwa cinta adalah rasa persatuan tanpa syarat. Itu berarti dalam rasa belas kasihan tidak terkandung unsur pamrih. Belas kasihan yang kita tumpahkan benar-benar keluar dari lubuk hati yang ikhlas.
Cara-cara menumpahkan belas kasihan tergantung kepada situasi dan kondisi. Ada yang memberikan uang, ada yang memberikan barang, ada yang memberikan pakaian, makanan, dan sebagainya.
Mengapa Sampai Terjadi Dehumanisasi (pengurangan arti nilai kemanusiaan)?...
• Satu contoh:
Akibat cinta hilang unsur cinta (tanggung jawab) (wanita hamil) berkaitan pada membunuh. Mengapa sampai terjadi?..., karena cinta yang dianutnya tidak memakai aturan agama, moral, dan nilai.
Kalau perasaan cinta itu diatur oleh agama, moral, dan nilai, maka yang namanya kekerasan dalam rumah tangga itu akan hilang, yangnamanya bunuh diri, atau menganiyaya orang yang bersangkutan itu di jamin takan ada. Karena segala aturan yang ada dalam agama khususnya Agana Islam itu akan membawa keberkahan dalam kehidupan.
Cinta dan Nafsu
Cinta bersifat manusiawi, tumbuh dan berkembang artinya setiap manusia tidak ada larangan untuk mencintai lawan jenisnya, dan wajar-wajar saja bila cinta tidak memandang si miskin dan si kaya, orang yang berpendidikan dan yang kurang pendidikan. cinta bisa tumbuh didiri siapa saja dan dapat berkembang kapan saja.
Cinta bersifat rohaniah, cinta adalah perasaan suka yang berada di dalam hati, dan untuk mengetahuinya kita bisa lihat dari tingkah laku, gerak gerik, perkataan orang yang sedang di rundum rasa cinta itu sendiri.
Nafsu bersifat jasmaniah yaitu kasar dalam tingkah laku, nafsu itu cenderung mendorong pada pisik untuk bertindak kasar, ucapan kasar, tingkah laku banyak yang tidak sesuai dengan keindahan. Nafsu berasal dari syaiton dan ujungnya pasti bukan hal yang baik, karena tidak ada sejarahnya syaiton berbuat baik. Nafsu cenderung memuaskan dorongan sexsual. Nafsu dorongannya dilakukan secara paksa, karena nafsu membekukan hati, akal sehat, dan rasa malu sama Allah.
Ada Empat Syarat Untuk Mewujudkan Cinta Kasih
1. Pengenalan
2. Tanggung jawab
3. Pengertian
4. Saling menghormati
Pengenalan adalah tahap awal untuk bisa tumbuhnya perasaan cinta kasih, pepatah mengatakan tak kienal maka tak sayang. Seperti halnya maka dapat dipastika orang yang tak kenal Nabi Muhammad dan ajarannya maka orang itu taakan ada rasa simpatik hurmat apalagi mengagungkannya, untuk itu kita harus kenal atau tahu agar kita tidak menjadi orang yang kurang ajar dan kurang ajaran.
Tanggung jawab, tidak lari dari kenyataan yang ada baik, buruk, manis, dan pahit itu harus diterima.
Perhatian ini adalah sebuah tindakan yang dapat mengikan dan memikat. Karena orang lebih suka diperhatikan dari pada dicuekkan.
Saling menghormati, dalam arti kita harus tahu hak dan forsi orang lain, karena rasa egois itu akan mngucilkan diri kita sendiri. Cinta kasih takan terwujud kalau tidak ada rasa hormat satu samalin.
Untuk Keutuhan Cinta Dituntut;
1) Rasa tanggung jawab
2) Pengorbanan
3) Kejujuran
4) Saling percaya
5) Pengertian
6) Saling terbuka
Kalau hilang salah satu dari yang enam ini maka akan mengakibatkan retaknya rasa cinta.
Cinta adalah paduan rasa simpati antara dua mahkluk (wanita-wanita, pria-pria, pria-wanita)
Simpati adalah suatu proses dimana seseorang merasa tertarik pada pihak lain dalam proses ini perasaan memegang peranan penting. Dorongan utama rasa simpati adalah keinginan untuk memahami pihak lain dan untuk bekerjasama dengannya.
Cinta kasih adalah (aktifitas seseorang terhadap orang lain) (empati, perhatian, mengikuti, patuh, mau melakukan apapun). Perasaan sayang perasaan suka pada seseorang.
Macam Cinta Kasih Yang Lain
• Cinta kasih antara orang tua dan anak
Orang tua yang memperhatikan dan memenuhi kebutuhan anaknya, berarti mempunyai rasa cinta kasih terhadap anak. Mereka selalu mengharapkan agar anaknya menjadi orang baiki dan berguna di kemudian hari.
• Cinta kasih antara pria dan wanita
Seseorang peria menaruh perhatian terhadap seorang gadis dengan prilaku baik, lemah lembut, sopan, apaligi memberikan seuntai mawar merah, berarti ia menaruh cinta kasih terhadap gadus itu.
• Cinta kasih antara manusia dan Tuhan. Apabila seorang taat beribadah, menurut perintah Tuhan, dan menjauhi larangan-Nya,orang itu mempunyai cinta kasih kepada Tuhan penciptanya.
• Cinta kasih manusia terhadap lingkungannya. Apabila seseorang menciptakan tanman yang indah, memelihara taman pekarangan, tidak menebang kayu di hutan seenaknya, menanami tanah gundul dengan teratur, tidak berburu hewan secara semena-mena atau dikatakan bahwa orang itu menatuh cinta kasih atau menyayangi lingkukangan hidupnya.
Cinta Menurut Ajaran Agama.
Cinta itu harus proporsional dan adil jangan lupa diri karena cinta, contoh: kecintaan Nabi Ibrohim AS pada Allah dibanding pada putranya
Cinta Pada Allah.
Melaksanakan segala perintahnya dan menjauhi segala larangangannya Qs.3:31(Al-Imran; keluarga Imran)
Katakanlah:’’Jika kamu(benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengetahui dan mengampuni dosa-dosanya, Allah maha pengampun dan maha penyayang.
Cinta Diri.
Cinta diri erat hubungannya dengan menjaga diri gejala yang menunjukan kecintaan manusia terhadap dirinya sendiri adalah kecintaannya yang luar biasa terhadap harta benda (materi) kecitaan terhadap diri dapat dibuktikan apabila ia tertimpa mala petaka atau kesulitan, manusia akan berkeluh kesah perlu dihilangkan?
Tidak tapi perlu seimbang dengan cinta pada orang lain untuk berniat baik inilah cinta diri yang ideal Al-Qur’an telah mengungkapkan cinta alamiah manusia terhadap dirinya QS:7:188(Al-Araf; tempat tertinggi) “.....dan sekiranya aku mengetahui yang ghoib tentulah aku akan memperbanyak kebaikan bagi diriku sendiri dan aku tidak akan di timpa kemudaratan...”
Cinta Kepada Sesama Manusia.
Banyak dilakukan dan dan dicontohkan oleh nabi, motivasi seseorang mencintai sesama manusia menurut presepsi sosiologis disebabkan karena manusia tidak dapat hidup sendirian (manusia sebagai mahluk sosial) Q.S. 49 :10 (Al-Hujurat ; kamar-kamar)
“sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara, karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu”
Contoh: orang-oreang Anshor dengan orang-orang Muhajirin.
Cinta Sexsual.
Cinta erat kaitannya dengan dorongan sexsual. Hal ini dilakukan dalam; Q.S. 30 :21(Ar-Rum ; bangsa Rumawi)
“Dan diantara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteru-isteri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya, dan dijadikannya diantaramu rasa ksih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kamu yang berfikir.”
Cinta sexsual merupakan bagian dari kebutuhan manusia yang dapat melestarikan kasih sayang, keserasian dan kerjasama antara suami dan isteri. Sex merupakan faktor yang primer bagi kelangsungan hidup keluarga.
Cinta Kasih Erotis.
Yaitu kehausan akan penyatuan yang sempurna akan penyatuan dengan seseorang lainnya.
Jatuh Cinta.
Jatuh cinta adalah sebuah rasa yang dimiiki seseorang ketika ketika melihat seseorang lain. (dari jenis kelamin yang berbeda) yang menarik perhatiannya. Perasaan cinta muncul karena di dalam tubuh di peroduksi zat-zat tertentu yang sedikit membius otak dan efeknya bisa disamakan dengan efek narkoba. Zat ini dinamakan feromon. Feromon membuat seseorang kecanduan sehingga ingin melihat pasangannya atau orang idamannya sesering mungkin.
Perasaan jatuh cinta ini beberapa waktu akan menghilang sedikit demi sedikit. Yang muncul biasasnya rasa-rasa lain seperti perasaan cinta sejati, kasih sayang serta rasa aman dan nyaman. Perasaan-perasaan ini yang terakhir sering menonjol saat sudah menikah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar